ads

Ini Macam-Macam Jenis Pot Tanaman Berdasarkan Bahan Materialnya

Sumber: The Spruce
Kamis, 27 Januari 2022 | 10:42 WIB
Ini Macam-Macam Jenis Pot Tanaman Berdasarkan Bahan Materialnya

ILUSTRASI. Ini Macam-Macam Jenis Pot Tanaman Berdasarkan Bahan Materialnya


MOMSMONEY.ID - Pot tanaman kini tak hanya berfungsi sebagai wadah untuk tanaman hidup, tetapi juga sebagai dekorasi di rumah. Saat ini, ada berbagai macam jenis dan gaya pot tanaman yang dijual. Bahan-bahan potnya pun berbeda. Artinya, setiap bahan ini memiliki karakter yang berbeda juga untuk tanaman.

Oleh karena itu, Anda tak boleh sampai salah dalam memilih pot tanaman. Alih-alih membuat tanaman tumbuh subur, tanaman justru mengalami masalah karena pemilik salah memilih pot. Untuk membantu Anda mengenal pot, berikut jenis-jenis pot berdasarkan bahan materialnya.

Baca Juga: Langkah Tepat Merawat Tanaman Anggrek yang Perlu Anda Ketahui

Plastik

Plastik adalah bahan pot tanaman yang sering dijumpai. Bahannya cukup ringan, sehingga mudah untuk tanaman gantung dan memindahkan tanaman. Bentuk dan warnanya sangat beragam, sehingga Anda dapat memilihnya berdasarkan selera. Harganya juga relatif murah bergantung ukurannya.

Sayangnya, pot plastik tidak memiliki pori-pori yang membuat suhu di dalamnya naik bila terkena sinar matahari langsung. Jadi, Anda harus memilih jenis tanaman yang tahan panas agar tak mudah layu.

Tanah Liat

Tak hanya plastik, pot yang tanah liat juga sering ditemui. Ini adalah bahan terbaik sebagai pot tanaman. Sebab, jenis pot ini memiliki porositas yang baik untuk membuat air berlebih merembes keluar dan sirkulasi udara yang tetap terjaga. Selain itu, suhu pot juga lebih stabil pada cuaca panas atau dingin. Harganya bisa jadi lebih mahal dari pot plastik, tetapi dengan kelebihannya, Anda tetap mendapat fungsi yang setimpal.

Sayangnya, penanganan pot yang tidak hati-hati, misalnya terjatuh, akan membuat pot pecah. Beberapa pot berbahan tanah liat juga berat, sehingga Anda harus mengukur berat pot beserta isi tanaman agar nantinya mudah dipindahkan.

Baca Juga: 4 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Pot untuk Tanaman

Kayu

Pot kayu kini banyak digemari masyarakat karena bentuknya yang beragam. Biasanya pot jenis kayu digunakan untuk keperluan dekorasi di dalam ruangan. Namun, pot ini tetap memiliki kelebihan untuk tanaman, yakni tidak mudah retak dan mampu menyerap air dengan baik. Bila pot dirawat dengan baik, pot dapat bertahan hingga bertahun-tahun.

Ada beberapa jenis kayu yang digunakan sebagai pot. Dilansir dari The Spruce, cedar adalah kayu yang tahan lama tetapi relatif mahal yang biasa digunakan dalam wadah penanaman. Kayu merah memiliki sifat yang serupa tetapi agak lebih mahal, dan kayu jati juga akan bertahan lama bila terkena lingkungan luar ruangan. Pinus tidak mahal tetapi umumnya tidak akan bertahan lama kecuali telah diberi perlakuan tekanan dengan bahan kimia pengawet.

Kekurangan dari penggunakan pot kayu ini bila tidak dirawat dengan benar, wadah kayu dapat membusuk dalam rentang waktu 1-2 tahun saja. Selain itu, sekrup, paku, dan pengencang lainnya harus terbuat dari baja tahan karat, sehingga tidak mudah berkarat meski pot dapat tahan lama.

Semen

Pot dari semen memiliki keunggulan daya tahannya yang tinggi, tidak mudah pecah, dan retak. Penggunaan pot berbahan semen sangat cocok untuk tanaman yang berakar kuat. Keunggulan lainnya adalah, bahan semen dikenal baik untuk menyerap air sehingga suhu di dalamnya tetap stabil. Kendati demikian, harganya masih terjangkau bergantung bentuknya.

Sayangnya, pot berbahan semen ini cukup berat, sehingga Anda mungkin akan sulit memindahkan tanaman. Sebaiknya, Anda mempertimbangkan jenis tanaman yang cocok dengan jenis pot ini dan jangan memilih tanaman yang memerlukan pemindahan setiap saat untuk mendapatkan sinar matahari. Jenis pot ini juga tidak cocok untuk jenis tanaman gantung.

Porselen

Porselen merupakan jenis pot yang mewah. Sama dengan pot berbahan kayu, pot porselen juga mengutamakan keindahan dekorasi di dalam ruangan. Biasanya, pot ini memiliki corak ukiran yang cantik-cantik dan warnanya juga beragam. Kendati demikian, pot ini memiliki kekurangan mudah pecah. Harganya juga mahal, bergantung ukuran dan bentuk motifnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anggi Miftasha

Terbaru